Skip navigation

Tag Archives: russel blaylock

Isu tentang bahaya MSG sudah lama merembesi berita di berbagai pelosok bumi, tapi  hingga hari ini penguat rasa yang satu ini masih tetap banyak diminati, tidak terkecuali oleh nyaris semua orang di lingkunganku. Iklannya yang gencar mungkin membuat isu keamanan produk ini berlalu begitu saja. Namanya juga isu, kabar yang tidak (belum) jelas asalnya.

Begini kurang lebihnya ungkapan yang sering kudengar di dapur orang yang lagi punya hajat di sekitarku:

  • ‘Sambalnya kepedasan. Coba tadi ditambahi R***0… ga akan sepedas ini!’
  • ‘Ha…! Cuma setengah bungkus? Masih kurang! Masukkan semuanya!’ => maksudnya sebungkus penyedap rasa merk tertentu.
  • ‘Keripiknya nanti ditambah M****0 ya, pasti enak dan banyak yang suka…’
  • ‘Apa jadinya kalo masak ga pakai M****0?’

Hwaaaa…*nangis dalam hati, alamat bencana buatku.

Salah satu hal yang membuatku harus berlaku hati-hati adalah makan di luar rumah. Bukan karena makanan itu tidak enak, tapi reaksi tubuhku yang tidak bisa menerimanya. Makanan yang disajikan untuk umum, baik yang dijual maupun yang dihidangkan dalam suatu acara, lebih sering memakai MSG sebagai penguat rasa. MSG seperti sudah menjadi substansi wajib yang tidak bisa ditinggalkan. Justru inilah yang tidak bisa kutolerir.

Setiap kali menikmati makanan yang mengandung MSG–kecuali bila sedikit–, dalam hitungan menit aku akan merasa pusing, lebih tepatnya migraine dan tenggorokan menjadi kering serasa terbakar. Semakin banyak kandungan MSG dalam makanan, pusing yang kurasakan akan semakin lama plus berat dan rasa terbakar juga kian parah. Hal ini sudah kutandai terjadi selama bertahun-tahun. Sebaliknya, ketiadaan MSG dalam makanan (buatan sendiri) tidak pernah membuatku pening atau merasakan panas di tenggorokan sehabis makan. Read More »