Skip navigation

Monthly Archives: November 2012

Menulis itu mudah dan setiap orang bisa melakukannya.

Versi saya..

Menulis itu mudah, jika tujuannya sekadar untuk saya baca sendiri.

Dan..

Menulis di blog bagi saya tetap sulit. Kalau saya anggap mudah, saya bisa-bisa malah meremehkannya. Selanjutnya tidak akan ada kesungguhan untuk terus belajar. Ada kebahagiaan yang tidak mampu saya ungkapkan begitu pekerjaan yang sulit itu bisa saya selesaikan.

Mudahkah menulis buatmu, kawan?

Advertisements

Menulislah setiap hari, maka buktikan apa yang terjadi!

Untuk saya, kalimat dari Om Jay itu sangat menggiurkan. Iya, menulis tiap hari itu sering banget disarankan untuk berbagai alasan dan tujuan.

Kunci untuk bisa menulis dengan lancar adalah menulis. Iya, menulis. Sesederhana itu. Nanti lama-lama akan terbiasa. Kita akan mampu menulis tanpa beban. Entah kata siapa, ini berkaitan dengan kerja otak kanan yang tidak terikat kaidah ini itu, salah benar, masuk akal atau keluar akal dalam melakukan sesuatu. Atau, menulislah seperti anda bicara. Itu sering saya temui di tempat-tempat yang memuat hal tentang motivasi atau kiat menulis. Tetapi bila bicara saja kerap tidak lancar, apa ini bukan senjata makan tuan? Read More »

Terkisahlah sesosok anak manusia

Mengembara mencari selaut luas karunia

Mengarungi hidup melintas samudera

Mengaduk tekad dan asa di jiwa

Terembus kabar di sela batang kelapa

Bilah kata mengiris memutihkan netra

Tentang sabit yang tak jadi purnama Read More »

Jika benar cinta itu telah membunuhnya

Mengapa masih mukanya di dunia

Memangnya berapa nyawa dimilikinya

Hingga berkali-kali dibunuh tidak mati juga

Mau aku dia menjualnya satu saja

Musim hujan begini, satu hal yang cukup sering terjadi adalah PLN main sulap alias oglangan tanpa pemberitahuan lebih dulu. Di tempat saya paling tidak. 

Mati lampu di malam hari bisa menjadi peristiwa yang menyeramkan, apalagi kalau sampai terkunci di kamar mandi yang ukurannya sedikit lebih lebar dari kuburan. Memang masih banyak alat penerangan lainnya, tapi itu terbatas dan tidak mampu menyamai terangnya listrik. Lebih parah jika di malam hari, listrik padam lama, hujan deras, di rumah sendirian. Akan lebih terasa kalau habis lihat tivi yang menayangkan film horor, atau membaca cerita bernuansa horor. Terasa banget kegelapan bisa menelan saya tiba-tiba. Seperti malam tadi. Read More »