Skip navigation

Di masa sekarang, kita nyaris tidak bisa terlepas dari paparan MSG yang ada dalam berbagai makanan olahan. Makanan kalengan, bumbu-bumbu instan, produk daging, makanan ringan, dan seterusnya sudah menjadi bagian hidup sehari-hari. Bayi dan anak-anak pun tidak luput dari MSG yang ditambahkan dalam produk untuk mereka konsumsi atau pakai. Misalnya, susu formula untuk bayi yang disisipi MSG, sereal, dan beberapa jenis vaksin. MSG pada bayi ini lebih memerlukan perhatian terkait dengan bahayanya pada organ tubuh mereka, terutama  otak. Otak bayi masih lunak dan penghalang/sawar darah otak yang melindungi otak dari benda asing berbahaya di dalam darah belum berkembang sempurna.

Meskipun bahaya MSG (glutamat bebas), bagi kesehatan sudah didengungkan sejak lama, pada kenyatannya, masih banyak orang yang mengabaikannya. Sekali dua kali mereka memerhatikan masalah ini, tapi seiring berlalunya waktu, kepedulian itu pun kian surut.

Bagi yang menganggap  dan membuktikan MSG dengan takaran secukupnya tidak berbahaya, keberadaannya tidak jadi soal. Tapi, apabila kita termasuk hipersensitif terhadap bahan yang satu ini sehingga mengalami gangguan kesehatan karenanya, menghindari atau meminimalkan konsumsinya bisa menjadi masalah serius. MSG ada dimana-mana dan keberadaannya tersembunyi di depan mata. Jika kita kurang jeli, pelabelan MSG dalam kemasan makanan bisa menyesatkan.

Ketika glutamat berbentuk konsentrat murni ditambahkan ke dalam produk makanan, maka pelabelannya harus mencantumkan nama MSG. Karena glutamat bebas bisa saja terdapat dalam bahan tambahan makanan tertentu, misalnya protein terhidrolisis dan ragi terautolisis, FDA membolehkan pelabelan dengan nama selain MSG pada makanan yang mengandung glutamat bebas. Klaim ‘bebas MSG’ tidak selalu bisa dipertanggungjawabkan, dalam artian, glutamat bebas yang berbahaya tidak terdapat di dalamnya. Berikut ini nama-nama dalam label yang perlu diperhatikan jika kita bermasalah dengan MSG, dan atau berencana menepikannya dari menu makanan:

Nama bahan yang selalu mengandung asam glutamat bebas:

  • Glutamic acid = asam glutamat
  • Glutamate
  • Monopotassium glutamate
  • Calcium glutamate
  • Monoammonium glutamate
  • Magnesium glutamate
  • Natrium glutamate
  • Yeast extract = ekstrak ragi
  • [Semua] ‘hydrolyzed’ = terhidrolisa
  • Calcium casseinate, Sodium (Natrium) casseinate
  • Yeast food, yeast nutrient = ragi makanan
  • Autolyzed yeast = ragi terautolisis
  • Gelatin
  • Soy protein, soy protein concentrate = protein kedelai, konsentrat protein kedelai
  • Soy protein isolate = isolat protein kedelai
  • Whey protein, whey protein concentrate = protein gandum, konsentrat protein gandum
  • Whey protein isolate = isolate protein gandum
  • Vetsin
  • Ajinomoto

Nama bahan yang sering mengandung atau menghasilkan asam glutamat bebas:

  • Carrageenan
  • Bouillon and broth = kaldu
  • Stock
  • [setiap] “flavors” or “flavoring” = penyedap rasa = perisa
  • Maltodextrin
  • Citric acid, Citrate (E 330) = asam sitrat, sitrat
  • [semua] “ultra-pasteurized”
  • Barley malt = fermentasi biji gandum
  • Pectin (E 440)
  • Protease
  • [Semua] “enzyme modified”  = enzim termodifikasi
  • [semua]  “enzymes”
  • Malt extract = ekstrak malt
  • Soy sauce
  • Soy sauce extract
  • [semua] “protein fortified” = protein terfortifikasi
  • [semua] “fermented” = terfermentasi
  • Seasonings

Bahan yang dicurigai mengandung atau melepaskan asam glutamat bebas yang bisa memicu reaksi orang yang hipersensitif terhadap MSG:

  • Corn starch  = pati jagung
  • Corn syrup = sirup jagung
  • Modified food starch
  • Lipolyzed butter fat
  • Dextrose
  • Rice syrup
  • Brown rice syrup
  • Milk powder
  • Reduced fat milk (skim; 1%; 2%)
  • [sebagian besar] low fat or no fat
  • [semua] Enriched
  • [semua] Vitamin enriched  = diperkaya dengan vitamin

Sangat mungkin daftar ini akan bertambah panjang, mengingat pabrikan akan mengganti nama-nama yang mengandung MSG jika antipati (sebagian) masyarakat terhadap bahan tambahan pangan yang satu ini terus berlangsung.

Seandainya MSG tidak berbahaya, mengapa perlu ‘disembunyikan?’

__-^bersambung^-__

 

Ref:

truthinlabeling.org

msgmyth.com

Satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan adalah makan apa yang tidak diinginkan, minum apa yang tidak disukai, dan melakukan apa yang tidak disenangi. <anonimus>

 

Advertisements

26 Comments

  1. Walau MSG sebenarnya berbahaya, tapi masih selalu beredar makanan maupun bumbu makanan yang mengandung MSG.

    • betul…yg ada pemakaiannya malah makin meningkat dari waktu ke waktu..

  2. Sumpah, menarik bgt blogpostnya. Pabrikan emang gt gan, penambahan msg hukumnya wajib bagi mereka yang memproduksi makanan karena alasan kekuatan rasa. Nah, berdasar daftar produk di atas, berarti banyak bgt dong MSG yg tersebar di berbagai makanan? Emang yang paling aman tuh mending buat makanan sendiri dari bahan “wajar” yaa, dan msg dapat diganti pake bawang putih, garam dan gula, toh kan kandungan yg ada dibahan-bahan tersebut sama fungsinya dengan msg, yaitu dapat mengeluarkan karakter rasa makanan itu sendiri..

    • iya gan, lebih aman kalo kita kembali ke alam. pabrikan makanan memang hampir seluruhnya jualan rasa, agar konsumen jadi ‘ketagihan’ dan lakunya makin banyak. sayangnya hal ini sering tidak diimbangi dengan tanggung jawab nyata mendukung penyehatan masyarakat.
      sebelum msg diproduksi secara masal, jaman embah2 kita dulu pun sudah mengenal penyedap rasa dari bahan2 yg agan sebut tadi. resep bumbu2 instan pun menurut saya sebenarnya meniru bumbu2 berbahan alami.
      kekurangannya (mungkin), kalo kita mengolah makanan sendiri, kita butuh waktu lebih lama untuk membuatnya. cmiiw 🙂
      btw, komentarnya juga menarik..
      makasih banget kunjungannya…

        • pena usang
        • Posted August 16, 2012 at 16:42
        • Permalink

        Betul, ya itulah jika uang menjadi prioritas utama, hal lainnya tidak akan diperdulikan, ya memang sih mba, kalo bikin sendiri ada ribetnya, tapi untuk sebuah nilai kesehatan yang didapat, ya berimbang laah hehe. Dan terkadang salah kita juga yang pengen praktis, iya mba, sama-sama.. 😀

    • nah, ini lebih dari setujuu 🙂

  3. wah nice info. btw kalau sudah lapar biasanya sudah tidak pilih-pilih makanan lagi apalagi mencermati kandungannya. 🙂 lebih baik puasa sekarang & tidak asal makan.

    • iya, saya juga kadang seperti itu, soalnya sudah keburu lapar 🙂
      saya setuju dengan solusinya, puasa.
      makasih buat kedatangannya ya..

  4. terima kasih sekali infonya..
    saya baru tahu nih,Mbak..
    saya juga sering mendapati nama2 seperti yang disebut dalam tulisan ini tapi gak mudheng maksudnya..terutama pada jajanan anak2 dalam kemasan /snack..

    • iya, sama2 mas..
      saya dulu juga tidak tau, terus nyari2 karena ga kuat sama makanan ber-MSG..
      di jajanan yg sering dimakan anak2 itu memang parah…

  5. memang harus hati-hati dan selektif ya.
    Jadi kurangi jajan deh, ayuk masak sendiri 🙂

  6. Vegetarian bisa jadi alternative ni kayaknya.., tapi gak kuaaaatttt.. :mrgreen:

    • ga perlu jadi vegetarian kok mas, kita masih bisa menyiasati, salah satunya dengan ajakan bu Nara di bawah.. 🙂

  7. apakah pabrikan yang mengganti nama msg tersebut tidak diberi sanksi oleh pihak yang terkait… ?

  8. saya yang awam baru tau gan tentang masalah ini….

    • iya semoga bermanfaat…
      tolong dong, jangan panggil saya gan, saya kan lawan jenisnya 🙂

      • pasti bermanfaat…

        maaf atas ke tidak tauan saya tentang admin violetcactus. maklum baru beberapa kali berkunjung ke blognya dan baru, barusan saja tau siapa admin blog ini. sekali lagi maafkan saya mbak Rahma..

      • ga apa-apa Pak Yayan… makasih banget sudah berkunjung ke sini 🙂

  9. Waduh..Baru tahu tuh
    Thanks infonya sangat berguna sekali
    Salam kenal 🙂

    • iya, salam kenal balik Mbak SrieRiezky.. 🙂
      Makasih ya sudah ke sini…

      • Sama-sama 🙂
        Semoga terjain silaturahim semakin erat.

      • amiin..
        harapan kita sama mbak.. 🙂

  10. astrojim ternyata banyak ya “nama2 lain” MSG… 😯


Silakan berkomentar ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: