Skip navigation

Pernahkah kalian mengalami gangguan tidur yang cukup parah?

Saya dan seorang teman pernah ngobrol tentang peristiwa mengerikan yang pernah terjadi sewaktu tidur. Selain mimpi buruk, satu lagi yang lebih parah tapi jarang kami alami adalah tindihan atau kelindihen atau yang mereka namai sleep paralysis. Cirinya-cirinya tubuh terasa kaku, tidak bisa bergerak, seperti tercekik, merasa terpeleset atau jatuh dari ketinggian, tidak bisa berteriak, serasa terhimpit, merasa sadar sudah bangun tetapi ternyata masih tidur, seolah ada bayangan atau sosok aneh menyeramkan di sekitar, dan yang sejenisnya. Saat itu terjadi, rasanya tersiksa sekali, antara ada dan tiada, dua alam yang sangat berbeda.

Tindihan ini secara tradisi biasa dikaitkan dengan kehadiran makhluk halus yang sedang mengganggu. Dari sisi agama pun begitu, tindihan adalah salah satu ciri gangguan jin. Dilihat dari sudut kesehatan, keadaan itu merupakan respon tubuh akibat kelelahan, kurang tidur, atau suatu keadaan yang tidak bisa dikendalikan. Pencegahannya cukup dengan menghindari penyebabnya. Tapi, bagaimana jika penyebabnya adalah keadaan yang di luar kendali?

Sebenarnya, ada tuntunan lengkap dari Rasulullah terkait dengan adab tidur. Sebaiknya, jangan sampai kita tidur sebelum:

Berwudhu

Dari Baro’ Bin ‘Azib bahwasanya Rasulullah bersabda: “Apabila kalian hendak mendatangi tempat tidur, maka berwudhulah seperti wudhu kalian untuk shalat”. <HR. Bukhari 247 dan Muslim 2710>

Membaca ayat-ayat Qur’an: ayat kursi, dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, dan surat Al-lkhlas, Al-Falaq, dan An-Naas.

Dalam kisah Abu Hurairah ra dengan setan pencuri harta zakat yang menyamar jadi manusia dan tertangkap basah, setan itu mewasiati Abu Hurairah agar membaca ayat kursi pada malam hari, dan ucapan setan ini dibenarkan oleh Rasulullah. “Jika engkau membacanya, maka Allah senantiasa akan menjagamu dan syaithon tidak akan mendekatimu hingga pagi.” <HR. Bukhari 2311>

Dari Abu Mas’ud Al Badriyyi bahwasanya Rasulullah bersabda: “Dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah barang siapa yang membacanya di- waktu malam maka akan mencukupinya”. <HR. Bukhari 4008 dan Muslim 807>

“Adalah Rasulullah apabila hendak tidur beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu meniupnya seraya membaca surat Al-lkhlas, Al-Falaq, An-Naas, kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangannya kebagian tubuh yang bisa diusap, dimulai dari kepala, wajah dan bagian tubuh lainnya sebanyak tiga kali”. <HR. Bukhari 5017, Abu Dawud 5056 dan Tirmidzi 3406>

Membaca doa menjelang tidur

“Yaa Allah dengan menyebut nama-Mu aku mati dan hidup”. <HR. Bukhari 6312, Abu Dawud 5049, Tirmidzi 3417 dan Ibnu Majah 3880>

Sedangkan mengenai tata cara tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah di antaranya:

  • Tidur di awal malam, dan bangun di sepertiga bagian terakhirnya
  • Tidur hanya setelah shalat Isya’
  • Tidur dengan posisi miring ke sisi kanan => jantung di posisi atas, sehingga kerja memompa darah lebih lancar, saat bangun tubuh terasa lebih segar.
  • Tidak tidur beratap langit
  • Tidur di ruangan gelap => tidur memberi kesempatan tubuh untuk istirahat, perbaikan, dan penyembuhan. Hormon melatonin yang mengurangi risiko kanker akan dirangsang keluar.*

Di samping tata cara di atas, saya pernah mendengar kajian di radio yang mengatakan Rasulullah pernah meminta agar Aisyah ra tidak tidur sebelum:

  • Mengkhatamkan Al-Qur’an => Membaca surat Al-Ikhlas 3X (dan masih boleh ditambah surat-surat lainnya)
  • Memperoleh syafaat Rasul => Membaca shalawat (dengan izin Allah, 1X shalawat akan dibalas oleh Raulullah dengan 10X doa)
  • Meminta maaf pada saudara/tetangga => Mendoakan saudara/i seiman tanpa terkecuali
  • Berhaji => Membaca tahlil, tahmid, dan takbir

Kalau dirunut, gangguan tidur yang saya alami dan diakui oleh teman saya adalah efek dari melanggar salah satu atau lebih tuntunan Rasulullah di atas. Biasanya karena saat itu belum ingin tidur, tapi tahu-tahu kebablasan tertidur.

Apa pun alasannya, saya yakin lebih baih mencegah sebelum kejadian buruk menimpa. Karena saat kita tidur, kita tidak punya kuasa sedikit pun pada diri sendiri, maka menyerahkan penjagaan itu kepada Yang Maha Hidup dan Tidak Tidur adalah tindakan paling tepat dan aman untuk dilakukan. Seandainya hal buruk tahu-tahu terjadi kala tidur, mau tidak mau, harus dilawan. Lalu, sebangun dari tidur, kita bisa mengucapkan doa seperti ini: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah sebelumnya mematikan kami dan hanya kepadaNya kami akan dibangkitkan”.

Tidur lebih awal dan bangun lebih pagi membuat orang lebih sehat,

bijaksana, dan kaya. `John Clarke`

*dari beberapa sumber

Advertisements

19 Comments

  1. kalo orang sunda bilang “areup areup” (itu juga kalo ngga salah).
    heum, pernah sih ngerasain. kayaknya musti berobat ke klinik tong feng :p

    • bisa… hati2 dengan tipuan tong sam pah 🙂
      hmm, areup areup.. nambah deh kosakata saya

  2. semenjak pindah rumah 4 tahun yang lalu aku jadi sering ketindihan baik malam ataupun siang, beberapa hari yang lalu pas aku mengalami ketindihan, aku langsung pindah dari kamar ke kursi ruang tamu dan langsung terlelap disana.. 😦

    • mmm.. rumahnya mungkin berhantu mbak? _just kidding_
      jangan lupa doa sebelum tidur mbak…

  3. waaaah bagus…
    sekalian refrensinya….

  4. ibu saya sering ngalami tindihen, klo saya alhamdulillah nggak pernah

    • alhamdulillah.. hampir sama dengan ibu saya. pesan ibu saya, kalo tau orang di dekat kita mengalami gangguan tidur sperti itu, harus cepat2 dibangunkan..

      • Tapi terkadang orang yang sedang ketindihan itu kadang gak terlihat sedang ketindihan, dia seperti tidur biasa, padahal dia sedang berteriak meminta tolong..

      • benar mbak… kalo ibu saya yg keluar malah igauan.
        moga2 ga kejadian lagi deh mbak..

  5. pernah saya mengalami hal seperti itu… menakutkan emang…

    terima kasih atas info pencegahanya.

    salam.


Silakan berkomentar ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: