Skip navigation

Pro:

1.       Bebas dan bebas. Tidak perlu menjaga perasaan orang lain, tidak khawatir diatur-atur, dikritisi, mau melakukan apa pun ok.

2.       Biaya hidup lebih rendah (asumsikan jika pasangan tidak berpenghasilan). Tidak menanggung biaya hidup pasangan, dan juga anak-anak jika punya.

3.       Level drama minimal => terhindar dari kepura-puraan yang berlebihan demi membuat pasangan (seolah-olah) bahagia.

4.       Lebih banyak waktu untuk mengejar minat dan keinginan.

5.       Tidak takut kehilangan, karena memang tidak punya pasangan.

Kontra:

1.       Tidak ada kawan bicara yang sebenar-benarnya.

2.       Tidak ada tempat mencurahkan kepedulian dalam tataran asmara.

3.       Menikmati makanan sendiri.

4.       Harus siap melakukan apa-apa sendiri, ke mana-mana sendiri, termasuk angkat berat

5.       Kurang dimengerti.

6.       Risiko mendapat pasangan yang buruk.

7.       …ayo tambahin di sini.

sunnydelyte21.wordpress.com

Advertisements

Silakan berkomentar ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: